Sunday, 9 June 2013

Kenapa sih harus........

Posted by @nadiarizqi at Sunday, June 09, 2013 1 comments

Tulisan ini saya kutip dari page facebook Darwis Tere Liye, salah satu penulis buku favorit saya. Pahami baik-baik. Mungkin setelah membaca, kita akan berpikir "Wah, temen saya ada yang seperti itu" atau "Wah, memang orang seperti itu menyebalkan". Namun sebelum melontarkan kalimat seperti itu, coba cek apakah diri kita jauh dari kriteria "menyebalkan" atau malah justru mendekati.

Kalian pasti pernah melihat secara langsung. Ada warga satu RT melakukan gotong royong, misalnya, membersihkan selokan, lantas di cat biar bagus. Nah, tiba2 ada warga yang jangankan ikut gotong royong, dia baru saja gabung pas acara makan2 sorenya, lantas nyeletuk "Kenapa di cat merah sih? Kenapa nggak biru saja? Lebih bagus." Warga satu RT sebal sekali melihat orang tersebut nyeletuk. Sialnya, orang2 ini nggak pernah merasa, malah sok akrab, sok kenal sekali, merasa tidak berdosa.

Monday, 22 April 2013

Bagaimana Api Bisa Padam Tanpa Air

Posted by @nadiarizqi at Monday, April 22, 2013 0 comments

"Demikianlah, jika sebuah masalah disikapi dengan amarah dan emosi, ia hanya akan menjadi lebih besar lagi. Layaknya luka yang disirami air garam atau seperti usaha memadamkan api dengan minyak tanah. Sia-sia. Ya, sebab inilah cara menyelesaikan masalah dengan masalah."

Kalimat tersebut saya kutip dari sebuah artikel yang saya lupa nama penulisnya. Artikel tersebut dimuat di majalah Media Keuangan terbitan Sekjen Kemenkeu. Well, kalimat tersebut mengingatkan saya pada masalah yang saya alami beberapa waktu yang lalu. Hm, sebenarnya sebelumnya juga beberapa kali mengalami masalah yang serupa. Kesemuanya memiliki satu persamaan. Mungkin saya ceritakan dulu alurnya. Jadi, ada teman yang komplain ke saya, tentang apa yang sudah saya lakukan terhadap dia.
 

Ketik Hapus Ketik Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review