Thursday, 17 April 2014

Ukhti Memasak: Salmon Terselubung

Posted by @nadiarizqi at Thursday, April 17, 2014 0 comments

*Dung tek ces*
Assalamualaykum Wr.Wb.

Hai ukhti kali ini gue mau bikin postingan dengan tema “Ukhti Memasak” Dari dulu gue suka banget masak. Mulai dari bikin kue sampai masak makanan berat. Dari main course sampai appetizer. Trus setelah masak, makanannya difoto dan di-post di facebook, twitter, instagram (kalo sekarang), dll. Pokoknya dipamer-pamerin deh, hahaha *istighfar*. Jangan kira gue enggak nemuin kegagalan. Masakan keasinan, enggak mateng, hambar, ancur, itu pernah gue alamin. Karena gue jarang banget liat resep (terutama takaran). Super-jarang-banget. Gue lebih suka ngarang-ngarang sendiri takaran, bumbu dan resepnya. Jadi, tiap kali bikin yang super-enak, giliran ditanya temen, guenya gabisa jawab. Gimana bikinnya, Nad? Bumbunya seberapa? Nah, gue cuma bisa geleng-geleng aja karena gue enggak tahu persisnya. Tapi kalo disuruh bikin lagi, gue tetep bisa bikin dengan rasa yang sama enaknya, bahkan lebih enak dan lebih bagus pemandangannya.

Sunday, 6 April 2014

Saya Belum Siap Berjilbab

Posted by @nadiarizqi at Sunday, April 06, 2014 1 comments
Ilustrasi diambil dari FP Hijabographic

“Hijab memang tidak mengantarkan kita ke surga, karena akhlak dan amal perbuatan lah yang membawa kita ke surga. Tapi dengan berhijab, kita bisa menjaga akhlak dan amal agar selalu lurus.”
—Ariestia Ramadhany

Mungkin, Anda sering mendapat jawaban “Aduh, aku belum siap” atau “Aduh, kelakuanku aja masih bandel begini”, ketika memberi saran kepada teman untuk segera berjilbab. Pun dengan saya. Bahkan jawaban itu beberapa kali keluar dari mulut saya ketika mendapat saran yang sama, dulu. Namun berjilbab bukanlah tentang siap-tidak-siap atau perilaku yang belum sempurna. Berjilbab adalah menyoal tentang kewajiban agama. Mari kita bandingkan dengan kewajiban lain seperti sholat. Apakah harus menunggu siap, hingga kita mau melaksanakan sholat? Menunggu untuk siap dalam hal apa? Mati? Ups, entah kenapa ini menjadi menyeramkan ya. 

Saya sendiri baru 1 tahun berjilbab. Awal mula saya memutuskan untuk berjilbab sebenarnya.... hmm.... saya sendiri tidak tahu persisnya. Tapi mungkin saya bisa ceritakan kronologisnya. 
 

Ketik Hapus Ketik Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review